Imbauan yang dikeluarkan oleh Polresta Palangka Raya terkait kewaspadaan aksi kejahatan, Jumat (6/3/2026). Foto : Ist
Kontenkalteng.com, Palangka Raya - Polresta Palangka Raya mengeluarkan imbauan kepada para pemilik ritel, kios keuangan, serta pelaku usaha kecil di wilayah Kota Palangka Raya, Kalteng agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan, khususnya perampokan yang kerap terjadi saat kondisi toko dalam keadaan sepi.
Baca juga: Berdalih Tekanan Ekonomi, Motif Wanita Nekat Rampok Kios BRILink di Palangka Raya
Kapolresta Palangka Raya Dedy Supriadi mengatakan, pelaku kejahatan biasanya memanfaatkan waktu-waktu tertentu ketika aktivitas di toko mulai berkurang, seperti pada malam hari atau saat penjaga toko hanya seorang diri. Dalam kondisi tersebut, pelaku berupaya melancarkan aksinya dengan cara mengancam atau menakut-nakuti penjaga toko.
“Modus yang sering digunakan pelaku adalah menunggu saat toko dalam kondisi sepi. Setelah itu pelaku masuk, menutup situasi dengan ancaman kepada kasir dan langsung mengincar uang tunai maupun layanan transfer yang ada di kios atau ritel tersebut,” ujarnya, Jumat (6/3/2026).
Ia menambahkan, para pelaku biasanya sudah lebih dulu mengamati kondisi lokasi sebelum menjalankan aksinya. Oleh sebab itu, pemilik usaha diminta untuk meningkatkan sistem pengamanan agar potensi kejahatan bisa diminimalkan.
“Para pelaku umumnya telah melakukan pengamatan sebelumnya. Mereka melihat situasi toko, jumlah penjaga, serta kondisi lingkungan sekitar. Karena itu kami mengimbau pemilik usaha agar memperkuat sistem keamanan,” tegasnya.
Sebagai langkah pencegahan, Polresta Palangka Raya menyarankan agar setiap ritel dan kios keuangan memastikan area usaha tetap dalam kondisi terang serta dilengkapi kamera pengawas atau CCTV yang aktif dan berfungsi dengan baik.
Selain itu, pemilik usaha juga diimbau untuk tidak menyimpan uang tunai dalam jumlah besar di kasir. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi potensi kerugian apabila terjadi tindak kriminal.
“Jangan menyimpan uang tunai berlebihan di kasir. Usahakan juga tidak membuka atau menutup toko seorang diri. Perhatikan selalu kondisi sekitar dan waspadai jika ada gerak-gerik mencurigakan di lingkungan usaha,” lanjutnya.
Dedy juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengambil tindakan yang berisiko apabila berhadapan langsung dengan pelaku kejahatan, terlebih jika pelaku membawa senjata.
“Apabila menghadapi situasi ancaman, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak melakukan perlawanan jika pelaku bersenjata. Utamakan keselamatan jiwa dan segera melapor ke kantor polisi terdekat setelah kondisi dinyatakan aman,” pungkasnya.
Penulis : Surya
Editor : Deviana