Panglima TNI Laksamana Yudo Margono Dapat Gelar Kehormatan Adat Dayak

-Panglima TNI Laksamana Yudo Margono saat menerima gelar adat Dayak dari Ketua DAD kalteng Agustiar Sabran di Palangka Raya, Kamis,30/3/2023 (foto: DAD Kalteng)

Palangka Raya-Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng berikan gelar adat kehormatan untuk Panglima TNI Laksamana Yudo Margono dengan gelar "Mantir Hai Panambahan, Antang Randan Karambang Pulau Mandereh Danum, Hambalat Nusa Hapamantai Tambun, Tisan Nyaruntai Paluru Barantai, Tisan Mandui Asep Sandawa Laut”

Baca juga: Kedatangan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono Disambut Gubernur Kalteng Sugianto Sabran

Gelar yang berarti Warga Kehormatan Masyarakat Adat Dayak, Seorang yang Gagah Berani, Disegani, Arif Bijaksana, Ahli Strategi, Mampu Menjaga Pertahanan dan Keamanan serta Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,  diterimanya dari Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng Agustiar Sabran  saat melakukan kunjungan ke Palangka Raya, Kalteng, Kamis (30/3/2023).

“Gelar kehormatan adat Dayak ini diberikan kepada tokoh-tokoh Nasional yang berjasa membantu memberikan kontribusi kepada masyarakat adat Dayak Kalteng, dalam rangka pemberdayaan masyarakat adat dan pelestarian adat istiadat masyarakat adat dayak kalteng,” Kata Ketua Umum DAD kalteng H Agustiar Sabran, Kamis (30/3/2023).

Ketua Umum DAD Kalteng Agustiar Sabran menyampaikan, Gelar Kehormatan Adat Dayak yang diberikan kepada Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, yakni Mantir Hai Panambahan, Antang Randan Karambang Pulau Mendereh Danum, Hambalat Nusa Hapamantai Tambun, Tisan Nyaruntai Paluru Barantai, Tisan Mandui Asep Sandawa Laut.

“Gelar ini memiliki arti, Panglima TNI warga kehormatan masyarakat Adat Dayak, seorang yang gagah berani, disegani, arif bijaksana, ahli strategi, mampu menjaga pertahanan dan keamanan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.

Kedatangan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono ke kalteng diharapkan bisa memberdayakan masyarakat adat Dayak Kalteng yang berkarir di institusi TNI. “Ada beberapa orang masyarakat adat Dayak Kalteng sebagai perwira menengah di TNI agar bisa dipromosikan perwira tinggi,” harapnya.

Selain itu, dia juga berharap agar Panglima TNI memiliki perhatian khusus kepada putra-putri Kalimantan Tengah untuk bisa berkarir di In stitusi TNI. “Itu termasuk dalam pemberdayaan pelestarian kearifan lokal adat masyarakat Dayak Kalteng dakam biangkai NKRI dan itu menjadi harapan kami kepada Panglima TNI,” pungkasnya. (Dhan-OR2)