Sejumlah murid di SDN 10 Palangka saat melakukan vaksinasi imunisasi (BIAS) HPV , Selasa (31/10/2023). foto : Ist
kontenkalteng.com, Palangka Raya-Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kanker serviks menempati peringkat keempat sebagai kanker yang paling umum menyerang wanita.
Baca juga: Simak, Usia yang Tepat dan Manfaat Sunat Bagi Anak Laki-laki
Kanker serviks terjadi ketika human papilloma virus menginfeksi leher rahim wanita dan menyebabkan mutasi sel yang tidak terkendali.
Pada tahun 2018, seperti dilansir dari halodoc, diperkirakan 570.000 wanita didiagnosis mengidap kanker serviks di seluruh dunia, dan sekitar 311.000 wanita meninggal karena penyakit tersebut.
Ini 4 Gejala Kanker Serviks pada Remaja :
1. Perdarahan di luar menstruasi
Salah satu gejala kanker serviks yang umum adalah perdarahan di luar siklus menstruasi. Selain itu, perdarahan menstruasi pun bisa lebih berat atau lebih lama dari biasanya.
Pada wanita yang telah mengalami menopause, kanker serviks juga tetap bisa menyebabkan perdarahan.
2. Keputihan abnormal
Keputihan adalah hal yang normal terjadi, terutama sebelum dan setelah menstruasi. Nah, keputihan yang normal ditandai dengan bercak berwarna bening atau sedikit keruh seperti susu.
Tanda keputihan normal lainnya adalah bertekstur encer atau sedikit kental dan tidak menimbulkan bau busuk. Pada pengidap kanker serviks, keputihan mungkin seperti berair atau mengandung darah dan berbau tidak sedap.
3. Sakit punggung
Gejala lain yang harus kamu waspadai adalah sakit punggung. Rasa sakit atau nyeri ini mungkin terasa di punggung bagian bawah, tepatnya di antara tulang pinggul (panggul) atau di perut bagian bawah. Nyeri bisa terasa persisten atau berlangsung lama.
4. Nyeri saat berhubungan intim
Infeksi pada leher rahim juga bisa menimbulkan rasa nyeri, terutama saat berhubungan intim. Bukan hanya saat berhubungan intim saja, nyeri mungkin terasa ketika kamu melakukan douching atau menjalani pemeriksaan panggul. Berhubungan seksual juga bisa memicu perdarahan hebat.
Apabila mengalami tanda-tanda di atas, jangan tunda untuk segera memeriksakan diri ke dokter.
Selain itu juga melakukan langkah pencegahan kanker serviks dengan rutin melakukan pap smear dan mendapatkan vaksinasi HPV.
Disarankan agar juga menerapkan pola hidup sehat. Contohnya seperti mengonsumsi makanan bergizi seimbang, banyak minum air putih, tidur cukup, rutin berolahraga tidak merokok dan tidak minum alkohol.(OR1)