Harga Beras dan Cabai Rawit di Palangka Raya Meningkat

Harga beras lokal yang terus meningkat (foto kontenkalteng.com)

Kontenkalteng.com, Palangka Raya - Hingga saat ini pasca Idulfitri 1447 Hijriah, harga beras baik jenis lokal atau dari Pulau Jawa terus meningkat.

Baca juga: BI Kalteng : Hampir 2 Pekan Ramadan, Harga Kebutuhan Pokok Warga Cenderung Turun

Dari pantaun disejumlah toko sembako harga beras lokal premium seperti beras mayang naik dari harga Rp 19.000 per kg menjadi Rp 20.000 per kg, sementara harga beras dari Pulau Jawa kenaikan juga berkisar Rp 1.000 per kg.Contoh harga beras Lahap Rp 15.500 per kg menjadi Rp 16.800 Per kg. 

“Bahkan hari ini, (Kamis , 9/4/2026) kami baru memesan beras dari Pulau Jawa , katanya ada kenaikan lagi.Kami juga bingung apakah ini imbas dari perang atau bagaimana, yang pasti pemasok sudah menaikan harga saat ini."tutur Ahmas seorang pedagang beras di Jalan Rajawali Palangka Raya , Kamis (9/4/2026).

Untuk masyarakat yang ingin membeli beras bolug pihaknya juga menyediakan dengan harga bulog, ujar dia.

Sementara  cabai rawit saat ini harganya masih berkisar Rp 100 ribu per kg.

“Kami juga tidak mengerti kenapa harga cabai masih tinggi,padahal sudah lebaran,” kata Rahmad penjual sayur keliling.

Agar langganannya tetap bisa membeli cabai, dirinya membungkus cabai rawit kisaran antara 10 hingga 15 biji yang dijual dengan harga Rp 5 ribu per bungkus.

“Kalau tidak seperti itu kasihan langganan saya , dan saya berinisiatif untuk membungkusnya, walau sedikit tapi ada,”tuturnya.

Dirinya berharap kondisi kenaikan harga ini cepat selesai dan pasokan kembali seperti semua.

Penulis : Surya

Editor : Surya